Selasa, 21 Oktober 2014

Koperasi Muliadana



Nama  : Fitriana Wulandari
NPM    : 23213553
Kelas  : 2EB01
KOPERASI MULIADANA
Jl. Proklamasi No.10
Depok 2

Sejarah Koperasi
      Koperasi Muliadana berdiri mulai tanggal 12 Desember 2012 sebagai lembaga Koperasi dan beroperasi sebagai badan usaha pada bulan Juni 2013 setelah mendapatkan izin usaha dari pemerintah. Yang menjadi pengurus pertama yaitu Drs. Muharam. Anggota koperasi berawal dari 22 anggota dan pada saat ini sudah mencapai 3.800 anggota dengan kantor unit pelayanan di Bekasi, Subang, Cirebon dan Depok. Koperasi ini adalah koperasi simpan pinjam dengan nama market “KSM MULIADANA”. Koperasi ini tujuan untuk membantu usaha para anggota dan masyarakat kalangan bawah. Koperasi ini dijalankan dengan prinsip syariah yaitu saling menguntungkan , transparan dan system bagi hasil dengan anggota/ nasabah sebagai anggota koperasi. Kebijakan koperasi Muliadana adalah dari dana simpanan maksimal 80% yang disalurkan dalam pembiayaan atau kredit. 

Visi, Misi dan Sasaran
Visi         : Menjadi koperasi simpan pinjam yang sehat, modern, terpercaya dan terbesar di      indonesia.
Misi          : Membantu perekonomian masyarakat kelas bawah menjadi lebih mandiri dan maju.
Sasaran  : Membantu usaha informal masyarakat kelas bawah dengan memberikan kredit/ pembiayaan mikro antara Rp. 500.000,- sampai dengan Rp. 3.000.000,-.tanpa agunan.
Target Market dan Area Pemasaran
Target Market
Yang menjadi target market dalam koperasi ini adalah masyarakat yang memiliki usaha yang dikelola sendiri  dan tidak melanggar hukum yang dimiliki sendiri, dikelola sendiri dan memiliki perputaran usaha harian. Pelaku- pelaku usaha  yang dimaksud adalah:
a.      Pedagang yang berada di pasar tradisional
b.      Pedagang yang berada disekitar pasar tradisional
c.       Pedagang yang berusaha di rumah atau sekitar rumah.
d.      Industri kecil rumahan/ Home Industry.
Area Pemasaran adalah wilayah yang menjadi target pemasaran produk Pembiayaan KSP Muliadana. Area pemasaran mencakup wilayah administrasi desa/ kelurahan atau kecamatan di sekitar kantor- kantor unit. Area pemasaran disebut Blok (Debit), setiap blok dikelola oleh satu orang Account Officer Pembiayaan (AOP).
Permodalan dalam koperasi Muliadana diperoleh dari simpanan para nasabah.

Keanggotaan
Jumlah anggota di Koperasi Muliadana Cabang Depok ada 17 orang . Anggotanya terdiri dari karyawan-karyawan. Kegiatan koperasi ini adalah koperasi simpan-pinjam.
 
Struktur Organisasi

 
Kepala Cabang           : Rosmerry
Kepala Unit                : Andre Gautama
Supplier                      : Anjar Wijanarko
Marketing                   :    1. Deliani Fitri                         6. Tobiin
                                       2. Novi Erawati                       7. Sarul
                                       3. Sigit Wardayono                 8. Andika Saputra
                                       4. Ahmad Cumullus                9. Leli
   5. Fitri Delia
Teller                           : Diva
Admin                         : Nindia                          


Ketentuan Pemberian Pinjaman/ Pembiayaan :
  
a. Pembiayaan hanya diberikan kepada calon Nasabah Pembiayaan yang jujur, memiliki usaha yang dikelola secara profesional, mempunyai kemampuan melunasi pembiayaan dari sumber dana yang dapat dipertanggung jawabkan, prospek masa depan usahanya cerah dan bukan usaha yang baru dirintis.
b.  Pembiayaan diberikan berkisar antara Rp. 500.000,- s.d Rp. 3.000.000,-
c.  Pelunasan pembiayaan dilakukan dengan cara mengasur setiap minggu selama waktu yang telah ditentukan (2 bulan s.d 5 bulan).

Hambatan yang dihadapi       

      Kalau untuk mencari nasabah koperasi Muliadana tidak mengalami kesulitan. Hambatan yang dihadapi adalah adanya pembiayaan yang bermasalah yaitu terlambat membayar atau kredit macet. Pencegahan terhadap pembiayaan bermasalah merupakan salah satu tanggung jawab seluruh karyawan.

Penanganan Pembiayaan Bermasalah :

a.  Pencegahan terhadap pembiayaan bermasalah sedini mungkin merupakan salah satu tanggung jawab seluruh karyawan, oleh karena itu setiap karyawan yang melihat gejala timbulnya pembiayaan bermasalah wajib melapor hal tersebut kepada atasan langsung.

b.  Penanganan pembiayaan bermasalah menjadi tanggung jawab seluruh komponen di unit dan Cabang bersangkutan.

c. Seluruh tindakan pengamanan pembiayaan bermasalah harus berpegang pada prinsip menyelamatkan kepentingan KSP Muliadana.

d.   Perkembangan penanganan pembiayaan bermasalah dilaporkan secara periodik.


Pembagian SHU
    
1.           Pinjaman Dana
                     Misalkan 1 juta =          -untuk biaya administrasi          Rp. 50.000,-
                                                         -biaya smk                               Rp. 15.000,-
                                                         -materai                                   Rp. 12.000,-
                                                         - kartu anggota                         Rp. 10.000,-
                                                         - tabungan                                Rp. 5.000,-
                                                       Total   Potongan                                            Rp. 92.000,-
                   Dapat bersih nasabah                                  Rp. 908.000,-
Untuk angsuran koperasi ada 2 langkah : (20 Minggu 30% dan 12 minggu 20%)
            Jadi untuk biaya karyawan dll hanya 5%.
            2.                   Simpanan Dana
Misalkan 1 juta = sama dengan pinjaman, hanya mendapat 5% per bulan, dan jangka deposit sampai 6 bulan.

Rencana dan Harapan Tahun ini
      Harapan koperasi Muliadana agar bisa lebih banyak masyarakat yang mendapatkan dana kredit/ pembiayaan mikro sehingga lebih banyak masyarakat bawah yang lebih mandiri dan meningkatkan kehidupan perekonomian atau taraf hidupnya.
Untuk mendukung rencana tersebut koperasi ini membutuhkan dana sekitar 100 milyar rupiah. Sedang sumber dana yang diharapkan berasal dari simpanan anggota, pinjaman perbankan, hibah dari pemerintah dan donatur lainnya.
Untuk mendukung target operasional tersebut maka koperasi Muliadana menyusun Standar Operasional dan Prosedur (SOP) koperasi “KSM MULIADANA” sebagai pedoman semua staf pengelola koperasi baik sisi simpanan maupun pembiayaan/ kredit dalam bekerja.